Manfaat CSR Bagi Perusahaan
Pelaksanaan
CSR bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, namun juga bermanfaat bagi pelaku
CSR yaitu Perusahaan. Berikut adalah manfaat yang diterima oleh perusahaan dari
pelaksanaan CSR (Suhandri, 2007):
a) Mempertahankan dan
mendongkrak reputasi serta citra merek perusahaan.
b) Mendapatkan lisensi
untuuk beroperasi secara social
c) Mereduksi resiko bisnis
perusahaan.
d) Melebarkan akses sumber
daya bagi para operasional usaha
e) Membuka peluang pasar
yang lebih luas
f) Mereduksi biaya, misalnya
yang terkait dampak pembuangan limbah
g) Memperbaiki hubungan
dengan stakeholders
h) Memperbaiki hubungan
dengan regulator
i)
Meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan
j)
Peluang mendapatkan penghargaan
Ternyata
manfaat CSR sangat baik dan mempengaruhi keberlangsungan sebuah perusahaan. CSR
membuat hubungan antara korporat dengan masyarakat menjadi harmonis karena
sebuah korporat peduli terhadap masyarakat dan llingkungan sekitar.
Salah satu contoh perusahaan yang melaksanakan CSR adalah PT. Kaltim Prima Coal (KPC) adalah sebuah perusahaan tambang dan batu bara. Perusahaan dan dinas pertanian provinsi mengusulkan penemuan baru dan memprakarsai petani jeruk di kecamatan Rantau Pulung, kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Mereka juga sebagai salah satu sasaran program pemberdayaan masyarakat (COMDEV) KPC. Petani di rantau pulung berhasil menemukan varietas baru yang dinamai Citrus Retikulate Blanco. Sehingga pemberdayaan masyarakat terbangun dengan baik dan sesuai harapan serta tepat sasaran (Untung, 2008)
Jika perusahaan mengetahui ada banyak manfaat dibalik pelaksanaan CSR, seharusnya mereka melakukan secara maksimal CSR tersebut sesuai konsep the triple bottom line.
---------------------------------------------------------------------------------
Kategori Perusahaan Menurut Implementasi CSR
4 kelompok
pengusaha terkait CSR berdasarkan urutan peringkat (Suhandri, 2007):
|
|
Hijau:
|
·
Perusahaan sudah menempatkan CSR pada strategi inti dan jantung
bisnisnya
·
CSR tidak hanya dianggap sebagai keharusan, tetapi kebutuhan (modal
social)
|
Biru:
|
·
perusahaan yang menilaii praktik CSR akan membawa dampak positif
terhadap usahanya karena merupakan investasi, bukan biaya
|
Merah:
|
·
perusahaan peringkat hitam yang mulai menerapkan CSR. CSR masih
dipandang sebagai kompenen biaya yang mengurangi keuntungan perusahaan
|
Hitam:
|
·
Mengutamakan kepeentingan bisnis
·
Tidak peduli aspek lingkungan dan social sekelilingnya
·
Tidak memerhatikan kesejahteraan karyawan
|
Dapat diketahui bahwa perusahaan memiliki kategori Implementasi dalam sebuah CSR. dapat dilihat berdasarkan urutan. bahwa ternyata kategori hijau memiliki tingkat kepedulian CSR tinggi yang dilaksanakan dalam perusahaannya sebagai program penting. untuk urutan terakhir terdapat dikategori hitam, disini perusahaan tidak peduli dengan aspek CSR sehingga lebih memikirkan profit dan profit tanpa peduli lingkungan sekitarnya.
Referensi:
Referensi:
Untung,
Hendrik Budi.2008.Corporate Social
Responsibility.Jakarta: Sinar Grafika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar