Rabu, 15 Oktober 2014

Manfaat & Kategori Perusahaan CSR

Manfaat CSR Bagi Perusahaan
Pelaksanaan CSR bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat, namun juga bermanfaat bagi pelaku CSR yaitu Perusahaan. Berikut adalah manfaat yang diterima oleh perusahaan dari pelaksanaan CSR (Suhandri, 2007):
a)     Mempertahankan dan mendongkrak reputasi serta citra merek perusahaan.
b)     Mendapatkan lisensi untuuk beroperasi secara social
c)      Mereduksi resiko bisnis perusahaan.
d)     Melebarkan akses sumber daya bagi para operasional usaha
e)     Membuka peluang pasar yang lebih luas
f)       Mereduksi biaya, misalnya yang terkait dampak pembuangan limbah
g)     Memperbaiki hubungan dengan stakeholders
h)     Memperbaiki hubungan dengan regulator
i)        Meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan

j)        Peluang mendapatkan penghargaan

Ternyata manfaat CSR sangat baik dan mempengaruhi keberlangsungan sebuah perusahaan. CSR membuat hubungan antara korporat dengan masyarakat menjadi harmonis karena sebuah korporat peduli terhadap masyarakat dan llingkungan sekitar.

Salah satu contoh perusahaan yang melaksanakan CSR adalah PT. Kaltim Prima Coal (KPC) adalah sebuah perusahaan tambang dan batu bara. Perusahaan dan dinas pertanian provinsi mengusulkan penemuan baru dan memprakarsai petani jeruk di kecamatan Rantau Pulung, kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Mereka juga sebagai salah satu sasaran program pemberdayaan masyarakat (COMDEV) KPC. Petani di rantau pulung berhasil menemukan varietas baru yang dinamai Citrus Retikulate Blanco. Sehingga pemberdayaan masyarakat terbangun dengan baik dan sesuai harapan serta tepat sasaran (Untung, 2008)

Jika perusahaan mengetahui ada banyak manfaat dibalik pelaksanaan CSR, seharusnya mereka melakukan secara maksimal CSR tersebut sesuai konsep the triple bottom line.

---------------------------------------------------------------------------------

Kategori Perusahaan Menurut Implementasi CSR

4 kelompok pengusaha terkait CSR berdasarkan urutan peringkat (Suhandri, 2007):
Hijau:
·        Perusahaan sudah menempatkan CSR pada strategi inti dan jantung bisnisnya
·        CSR tidak hanya dianggap sebagai keharusan, tetapi kebutuhan (modal social)
Biru:
·        perusahaan yang menilaii praktik CSR akan membawa dampak positif terhadap usahanya karena merupakan investasi, bukan biaya
Merah:
·        perusahaan peringkat hitam yang mulai menerapkan CSR. CSR masih dipandang sebagai kompenen biaya yang mengurangi keuntungan perusahaan
Hitam:
·        Mengutamakan kepeentingan bisnis
·        Tidak peduli aspek lingkungan dan social sekelilingnya
·        Tidak memerhatikan kesejahteraan karyawan

Dapat diketahui bahwa perusahaan memiliki kategori Implementasi dalam sebuah CSR. dapat dilihat berdasarkan urutan. bahwa ternyata kategori hijau memiliki tingkat kepedulian CSR tinggi yang dilaksanakan dalam perusahaannya sebagai program penting. untuk urutan terakhir terdapat dikategori hitam, disini perusahaan tidak peduli dengan aspek CSR sehingga lebih memikirkan profit dan profit tanpa peduli lingkungan sekitarnya.

Referensi:

Untung, Hendrik Budi.2008.Corporate Social Responsibility.Jakarta: Sinar Grafika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar